Mr P yang besar apakah lebih tahan lama di ranjang? Jawabnya adalah belum tentu. Pada pasangan baru, jika sang suami merasa terlalu cepat mengeluarkan cairan yang diduga sperma, hal itu tidak serta-merta dikatakan sebagai ejakulasi dini. Pertanyaan seputar ukuran penis dan ejakulasi menjadi salah satu yang banyak ditanyakan pembaca .
Salah satunya dilayangkan oleh Kafsya, pria berusia 28 tahun. Dok kenapa sperma saya cepat sekali keluar? Bahkan kadang hanya dengan mesra seperti ciuman dan sebagainya, saya kadang sudah keluar. Apa yang terjadi pada saya Dok? Apa obatnya? Saya jadi minder walau ukuran saya lumayan besar.
dr Andri Wanananda, MS, pengasuh Konsultasi Seksologi menjelaskan masalah terlalu cepatnya cairan sperma keluar sering kali menimbulkan asumsi 'ejakulasi dini'. Namun, ejakulasi dini tidak bisa divonis terlalu cepat karena hubungan intim yang ideal butuh masa orientasi. Pasangan suami istri sejatinya akan mahir bila melalui proses belajar, hingga tercapai hubungan intim yang ideal.
Menurut dr Andri, cairan yang keluar dari penis bisa jadi merupakan cairan yang berasal dari kelenjar-kelenjar reproduksi (antara lain kelenjar vesica seminalis). Keadaan penis yang teraba basah saat foreplay atau keadaan di mana cairan tersebut sudah bercampur dengan spermatozoa (sel jantan), belum bisa dikatakan sebagai ejakulasi. Karena ejakulasi ditandai dengan rasa orgasme, yaitu puncak kenikmatan hubungan seksual," ujar dr Andri yang juga dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara.
Soal ukuran penis, hal itu bergantung pada faktor genetik, ras dan etnis. Rata-rata ukuran relatif 10-15 cm saat ereksi. Akan tetapi, ukuran panjang bukanlah yang utama.
"Ukuran penis tidak penting. Mr P yang 'perkasa' adalah yang bisa tegang dan keras saat ereksi, kendatipun ukurannya mini. Performa Mr P ditentukan saat ereksi yang mampu melakukan hubungan intim yang memuaskan (masing-masing berorgasme)," kata dr Andri yang juga Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI).
Menjaga kebugaran tubuh seperti berolahraga dan dukungan konsumisi gizi yang seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral bisa membantu keperkasaan Mr P.
Hubungan Ukuran Mr P dan Ejakulasi
Posted by kesehatan dan kebugaran tubuh on Selasa, 01 Agustus 2017
Otak kita, dengan semua kompleksitas dan kepekaan, membutuhkan makanan untuk memelihara fungsi normal. Dengan berjalannya waktu, racun akan terakumulasi dalam tubuh kita. Racun tersebut bisa berasal dari polusi, rokok dan konsumsi alkohol yang dapat menghambat proses sirkulasi darah.
Hal ini menyebabkan ketersediaan vitamin dan nutrisi penting untuk otak perlahan semakin menipis. Kondisi ini memengaruhi kemampuan fungsi normal otak. Ketika otak gagal berfungsi dengan benar, Anda mungkin akan menghadapi beberapa masalah kesehatan serius termasuk kehilangan memori.
Beberapa jenis vitamin memang penting untuk merangsang otak agar lebih efektif dan pada gilirannya dapat mempengaruhi kesadaran memori, konsentrasi dan mental hingga batas tertentu. Berikut ini adalah vitamin dan sumber makanan yang dapat meningkatkan memori atau ingatan anda :
1. Vitamin B
Penelitian menunjukkan, vitamin B meningkatkan memori dengan menciptakan perisai pelindung bagi neuron di otak. Vitamin B penting untuk memori termasuk B6, B12, dan asam folat (B9).
*Vitamin B6 : Penelitian telah membuktikan efektivitas dari vitamin ini sebagai retensi memori serta kontribusi terhadap promosi kesehatan otak. Sumber makanan dari vitamin B6 termasuk kacang polong, daging, sereal, ikan, unggas, pisang, kedelai, alpukat, selai kacang, kentang, bayam, keju, gandum, kacang-kacangan, sereal, susu dan telur. Namun perlu diketahui, vitamin B6 sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet dan panas, sehingga sejumlah besar nutrisi ini bisa hilang selama proses memasak.
* Asam folat (vitamin B9) : asam folat dapat mengurangi level homosistein dalam darah. Tingginya Homocystein dapat merusak dan membahayakan sel-sel otak, sehingga menyebabkan hilangnya memori. Sumber pangan yang paling penting dari asam folat adalah sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan. Selain itu, asam folat juga dapat mendorong produksi sel darah merah serta meningkatkan mental.
* Vitamin B12 : Ini membantu untuk menghasilkan sel darah merah yang membawa oksigen ke otak. Hal ini juga membantu dalam perbaikan serabut saraf di otak. Sumber vitamin ini adalah daging dan produk hewani lainnya seperti telur dan keju. Selain itu juga, beberapa sereal yang diperkaya dengan vitamin B12.
2. Vitamin D
Orang tua lebih berisiko menderita kekurangan vitamin D dan ini dapat berpengaruh terhadap fungsi kognitif dan kesehatan mental. Hypovitaminosis D, yang disebabkan kekurangan vitamin D, banyak ditemukan pada mereka yang berusia cukup lanjut.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam "American Journal of Geriatric Psychiatry" melibatkan 80 relawan dan 40 di antaranya mengalami Alzheimer. Penelitian ini dimaksudkan untuk mempelajari hubungan antara vitamin D, dengan suasana hati, kinerja fisik dan fungsi kognitif. Hasil studi menunjukkan, akibat defisiensi vitamin D, terbukti ada hubungannya dengan gangguan pada kinerja kognitif.
3. Kolin dan Tiamin
Kolin merupakan nutrisi penting yang termasuk dalam kategori vitamin. Tubuh manusia mensintesis beberapa kolin. Sangat penting untuk pembentukan neurotransmitter yang disebut asetilkolin. Reaksi kolin dalam otak ternyata dapat mencegah hilangnya memori dan meningkatkan fungsi otak. Nutrisi ini hadir dalam berbagai makanan, terutama dalam kacang, susu dan telur. Sedangkan tiamin merupakan suatu jenis vitamin B, yang juga penting dalam memproduksi asetilkolin. Sumber makanan vitamin ini adalah biji-bijian, biji labu, daging babi, kacang, roti diperkaya dan sereal dan kacang kering.
4. Antioksidan
Beberapa vitamin menunjukkan sifat anti-oksidasi yang sangat baik dan mereka memiliki kemampuan untuk melindungi jaringan otak dari radikal bebas berbahaya. Seperti misalnya vitamin C, E dan beta karoten (vitamin A) yang kandungannya mempunyai kemampuan untuk itu.
Antioksidan dan memori saling berhubungan karena radikal bebas dapat mengganggu fungsi neuron otak. Seperti halnya vitamin B, antioksidan ini juga memberikan perlindungan kepada struktur otak dari ancaman kerusakan, disebabkan oleh radikal bebas, yang dapat menyebabkan kehilangan memori dari waktu ke waktu. Mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan seperti berry dan buah jeruk, dan sayuran seperti paprika, brokoli dan bayam sangat bermanfaat. Sereal, kacang-kacangan, minyak sayur dan biji adalah contoh makanan yang kaya akan Vitamin E.
Konsumi rutin dari semua jenis vitamin ini dapat membantu melawan masalah hilangnya memori jangka pendek yang mungkin terjadi di masa depan. Vitamin-vitamin tersebut akan bekerja baik pada memori kita, apabila ditunjang dengan gaya hidup sehat. Olahraga teratur, diet yang tepat, kebiasaan tidur yang baik, manajemen stres yang tepat, berhenti merokok dan tidak minum alkohol sudah pasti akan membantu anda dalam meningkatkan memori.
Unknown Juni 12, 2011 New Google SEO Bandung, IndonesiaKhasiat omega-3 kerap disebut-sebut orang. Konon, ia dibutuhkan sejak jabang bayi sampai hari terakhir tinggal di Bumi. Toh tetap ada yang harus diwaspadai ibu hamil dan anak-anak, terutama saat mengonsumsi ikan, pangan yang paling banyak mengandung omega-3.
Istilah omega sendiri berasal dari Bahasa Latin, artinya "ujung netral" atau "terakhir". Dalam struktur kimia organik, apabila letak atau posisi ikatan rangkap berada pada atom karbon ketiga terhitung dari gugus metil, asam lemak itu dinamai omega-3.
Sementara di "alam nyata", keberadaan omega-3 bisa dilacak pada setiap produk makanan yang kemasannya mencantumkan kandungan linolenat, EPA, atau DHA.
Bisa tak pulih
Mari kita runut manfaat omega-3. Buat bayi, zat gizi ini penting untuk perkembangan fungsi saraf dan penglihatan. Bahkan jauh sebelum bayi lahir, persisnya saat proses tumbuh kembang otak janin mulai berjalan, ibu hamil sangat dianjurkan mengonsumsi pangan sumber omega-3.
Fase cepat tumbuh otak pada janin terjadi ketika berusia 30 minggu sampai 18 bulan. Pada fase ini, jika janin kekurangan gizi, akan terjadi kondisi irreversible (tidak dapat pulih). Otak anak-anak sendiri masih tumbuh sampai usia sekitar lima tahun. Tak heran, usia balita disebut golden age yang harus terhindar dari kondisi kekurangan gizi.
Di usia dewasa, omega-3 punya peran khusus. Otak, susunan saraf pusat, saraf tulang punggung, sebagian besar terdiri atas asam lemak tidak jenuh (esensial). Terjadinya degenerasi (kerusakan) susunan saraf banyak disebabkan oleh kurangnya asam lemak esensial ini (omega-3 dan omega-6), menyebabkan premature senile dementia, atau hilangnya daya ingat di usia menengah dan turunnya fungsi otak secara drastis.
Omega-3 juga berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan menghambat beberapa jenis kanker. Ia juga menurunkan risiko penyakit jantung koroner hingga 50%, menekan kolesterol jahat (LDL) sehingga mengurangi risiko aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah) yang sering menyebabkan penyakit jantung koroner atau stroke.
Sejumlah negara maju (Kanada, Swedia, Inggris, Australia, dan Jepang) dan WHO telah menetapkan rekomendasi tentang asupan omega-3 untuk setiap orang, yaitu 0,3 - 0,5 g/hari (EPA + DHA) dan 0,8 - 1,1 g/hari (asam linolenat). Sementara lembaga lain menyarankan asupan linolenat 0,6 - 1,2% dari total energi atau 1,3 - 2,7 g/hari berdasarkan konsumsi energi 2.000 Kkal.
Batas bawah yang ditetapkan, yakni 1,3 g/hari, adalah asupan cukup untuk mencegah defisiensi asam linolenat, sedangkan batas atas ditetapkan berdasarkan asupan tertinggi dari survai konsumsi individu di Amerika Serikat dan Kanada. Angka tadi dimaksudkan untuk mempertahankan kesehatan yang optimal, bukan pencegahan penyakit kronis.
Telur sakti
Di pasaran bisa dijumpai telur yang mengandung omega-3 tinggi. Untuk menghasilkan telur ini, ayam diberi pakan biji-bijian, minyak nabati dan suplemen vitamin E. Sebaliknya, pakan dari sumber hewani dihilangkan. Ini merupakan terobosan untuk mengantisipasi salah satu sisi negatif telur, pangan sumber kolesterol yang ditakuti oleh sebagian masyarakat.
Sayangnya, telur kaya omega-3 itu ternyata rendah landungan omega-6-nya. Padahal, omega-6 bermanfaat untuk mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan, gangguan fertilitas, kerapuhan sel darah merah, dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Sumber utama omega-6 ini adalah biji bunga matahari dan kedelai.
Ikan-ikan laut dalam diketahui kaya akan kandungan omega-3. Namun, dalam proses pengolahan (precooking dan sterilisasi), seperti pada ikan sarden, omega-3-nya banyak yang rusak. Pada saat precooking, misalnya, minyak ikan yang kaya omega-3 terbuang atau lebih banyak digunakan sebagai pakan ternak. Sebagai gantinya, kalangan industri melakukan proses pengayaan.
Pemanasan juga berpotensi menurunkan kandungan asam lemak omega. Namun, ibu-ibu di rumah tidak perlu khawatir, memasak dengan microwave (suhu 110oC, selama enam menit) tidak akan menyebabkan kerusakan asam lemak omega secara berarti.
Untuk mendapatkan asupan gizi omega-3 sesuai anjuran, setiap orang hendaknya mengonsumsi ikan dua kali seminggu, terutama ikan berlemak. Kadar omega-3 ikan bervariasi, tergantung spesiesnya dan lingkungan tempat ikan tinggal. Ikan lele yang sengaja dipelihara mengandung omega-3 lebih rendah dibandingkan dengan lele liar yang hidup di perairan. Tapi ikan salmon, kandungan omega-3-nya relatif sama, baik yang dipelihara maupun yang hidup bebas.
Tapi hati-hati, ikan yang hidup di perairan tercemar akan menjadi ancaman bagi kesehatan. Cemaran itu bisa berupa dioksin, merkuri, atau kontaminan lainnya. Oleh karena itu, anak-anak kecil atau ibu hamil sebaiknya berhati-hati dalam memilih dan mengonsumsi ikan, karena mereka termasuk golongan rawan yang mudah terpapar cemaran.
Sebaliknya, mereka bukan kelompok yang berisiko menderita serangan penyakit jantung. Sementara orang-orang berusia setengah baya dan wanita menopause, konsumsi ikan menjadi sangat penting karena efek pencegahannya terhadap penyakit jantung lebih menonjol dibandingkan dengan risiko kesehatan akibat cemaran yang mungkin ada di dalamnya.
Untuk menghindari dampak buruk akibat cemaran, sebaiknya ikan yang dimakan beragam, tidak mengandalkan hanya pada 1 - 2 jenis ikan.
Apabila yakin perairan di sekitar kita relatif bersih dan minim cemaran, konsumsi ikan sejak dini sangat diajurkan untuk membentuk pola makan yang sehat.
Khusus penderita penyakit jantung koroner, sebaiknya tidak mengandalkan konsumsi ikan saja sebagai satu-satunya sumber omega-3.
Apalagi konsumsinya harus bersifat jangka panjang. Mengonsumsi suplemen minyak ikan yang sekarang banyak dijual secara komersial dapat dipertimbangkan.
Penemuan tersebut berasal dari analisis terhadap 42 tes klinis mencakup hampir 200.000 orang, menjadikan penelitian ini sebagai pengkajian paling lengkap untuk obat-obatan tekanan darah tinggi yang tersedia.
Hasil penelitian terakhir ini memperkuat hasil penelitian serupa sebelumnya yang dipublikasikan Desember tahun lalu dengan hasil senada.
"Analisis ini memberi bukti kuat bahwa obat diurektik dosis rendah merupakan pengobatan paling efektif untuk mencegah terjadinya kematian dan penyakit kardiovaskular," kata penulis penelitian tersebut dalam jurnal medis Amerika (JAMA).
Pada tahun 1993 petunjuk-petunjuk kesehatan di Amerika menyatakan obat diurektik sebagai pengobatan utama bagi pasien-pasien hipertensi, namun penggunaan obat diurektik berkurang pada tahun 1990-an, sementara penggunaan obat-obatan bermerk dagang dan lebih mahal meningkat.
Sejak itu berbagai percobaan telah dilakukan, mengkaji keuntungan sejumlah obat-obatan hipertensi yang ada di pasaran, namun hasilnya beragam, menurut penulis studi tersebut.
Dalam upaya mencapai kesimpulan dari bukti tersebut, para periset dari Unit Riset Kesehatan Kardiovaskular, Universitas Washington di Seattle meninjau kembali data dari 42 percobaan klinis yang diterbitkan antara tahun 1995 hingga 2002.
Mereka mendapati bahwa obat diurektik dosis rendah setidaknya sama baiknya, jika bukan lebih baik dari, obat-obat pengganti yang lebih mahal seperti penghilang-penghilang ACE (angiotensin-converting enzyme), CCB (calcium channel blockers) dan alpha blockers, untuk gangguan-gangguan yang berhubungan dengan tekanan darah.
Penelitian itu khususnya menunjukkan bahwa tidak satupun obat pengganti tersebut lebih baik dalam mencegah serangan jantung, kegagalan jantung, stroke, ataupun kematian karena penyakit-penyakit kardiovaskular dibanding obat diurektik yang murah.
Dan pada setiap kasus, obat diurektik -- yang meningkatkan pengeluaran air seni -- lebih efektif daripada masing-masing obat-obat pengganti setidaknya pada satu hal.
"Jika Anda sedang menjalani perawatan tekanan darah tinggi, dan bila Anda tak menggunakan obat diurektik dosis rendah, ada alasan untuk bertanya kepada dokter Anda, `mengapa?`," kata Bruce Psaty, salah satu penulis dan profesor epidemiologi, Universitas Washington.
Psaty dan rekan-rekannya tidak meneliti mengapa penggunaan obat diurektik merosot selama tahun 1990-an, namun ia berspekulasi bahwa kecenderungan itu sebagian terdorong oleh agresifnya pemasaran obat-obatan bermerk dagang oleh perusahan-perusahaan obat.
"Terapi-terapi lainnya itu lebih luas dipasarkan dan promosinya," kata Psaty, yang menambahkan penelitiannya memberi konfirmasi bahwa studi sebelumnya, yang telah menyimpulkan obat diurektik lebih unggul dibanding obat-obatan lebih baru, sesungguhnya sejalan dengan catatan medis dan bukan kebetulan saja.
Penelitian tersebut disponsori oleh Lembaga Jantung, Paru-paru dan Darah (NHLB) dan muncul di JAMA edisi Desember lalu.
Obat Diurektik Baik Untuk Atasi Gangguan Jantung
Posted by kesehatan dan kebugaran tubuh on Selasa, 13 Mei 2008
Obat baru itu, bernama Levitra, masih satu keluarga dengan Viagra. Keduanya bekerja dengan sasaran enzym penting untuk membuat ereksi. Food and Drug Administration mengizinkan peredaran Levitra Kamis.
Sampai sekarang, Viagra pil biru berbentuk berlian hanya satu-satunya resep dokter oral yang tersedia bagi sekitar 30 juta pria Amerika yang menderita impotensi—kebanyakan tidak menggunakan terapi medis.
Levitra, dibuat oleh Bayer AG dan dipasarkan oleh GlaxoSmithKline, mulai dijual di Eropa. Pil impotensi ketiga Cialis, dari Eli Lilly & Co. dan Icos Corp. – juga mendapat persetujuan beredar di Eropa dan diperkirakan akan menggempur pasar farmasi AS akhir tahun ini.
Tiga pil itu secara keseluruhan bekerja dengan gaya yang sama dan masih belum ada penelitian yang dipublikasikan langsung untuk menjelaskan keunggulan pil itu masing-masing.
FDA menyetujui Levitra, yang dikenal dengan nama kimia vardenafil, berdasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa pria rata-rata bisa mengalami 5 kali ereksi saat berhubungan seksual dengan meminum pil ini dibanding diberikan obat tiruan.
Dalam penelitian beberapa ribu pria, para peneliti melaporkan Viagra telah membantu 70% dari mereka untuk mengembalikan ereksi.
Seperti Viagra, Levitra juga hadir dengan beberapa peringatan serius yang bisa berakibat fatal bagi beberapa pria yang meminumnya.
Menurut FDA, Levitra jangan digunakan bagi pria yang:
- Meminum nitrate-yang terkandung dalam obat-obatan untuk penyakit jantung.
- Meminum obat yang disebut alpha blockers, seperti Cardura, untuk tekanan darah tinggi atau memperbesar prostat. Kombinasi keduanya akan menyebabtkan tersumbatnya tekanan pembuluh darah dan menyebabkan pingasan.
FDA juga menyatakan Levitra juga bukan untuk pasien dengan kondisi jantung jarang yang dikenal sebagai QT prolongation karena obat itu akan menyebabkan detak jantung tidak normal.
Levitra juga dilarang bagi pria yang pernah mendapat serangan jantung atau stroke yang mempunyai tekanan darah yang sangat rendah atau tekanan darah tinggi yang tak terkontrol.
Untuk pria normal, Levitra juga mempunyai dampak sampingan utama seperti sakit kepala, pilek dan hidung tersumbat. Sekitar 2% mengalami pusing/gamang.
Para pria disarankan untuk berolahraga secara fisik dahulu sebelum menggunakan Levitra untuk pertama kali, kata FDA.
Pabriknya menyatakan Levitra akan ada di rak-rak apotik dalam beberapa pekan ini tapi menolak menyebutkan harganya.
Dengan pesaing baru itu, urologis memperkirakan boom iklan konsumer yang mungkin malah membuat para pria enggan pergi ke dokter dan meminta pendapat ahli.
Penjualan Viagra, yang dilempar di pasar tahun 1998, total mencapai US$1,7 miliar tahun lalu. Sebelum mempunyai pesaing, Pfizer, Inc membuat Viagra sebagai salah satu obat yang paling dipromosikan secara nasional dan menghabiskan dana pemasaran US$101 juta pada 2001 sendiri.
Nyeri itu sebuah gejala, dan bukan penyakit. Sensasi nyeri sesungguhnya merupakan isyarat yang sengaja diciptakan dalam tubuh agar kita sadar ada sesuatu yang tidak beres dengan suatu bagian tubuh kita. Bagian itu bisa di mana saja. Seringnya pada otot dan sendi, selain gigi dan kepala.
Nyeri yang kita rasakan bisa cuma sekadar gangguan fungsi, yang muncul sementara, dan dengan atau tanpa diobati, umumnya akan pulih sendiri. Untuk jenis nyeri begini, tak arif kalau kita langsung minum obat.
Obat baru perlu diminum jika tanpa obat kegiatan keseharian kita terganggu. Selama bisa tanpa obat, sebaiknya tak perlu gampang minum obat. Obat antinyeri, seberapa enteng pun, punya efek samping pada ginjal selain hati. Keseringan minum obat golongan ini mengancam kerusakan ginjal dan hati.
Nyeri juga bisa muncul sebab ada kerusakan pada suatu bagian tubuh. Ini jenis nyeri yang berlangsung terus-menerus, nyaris tanpa putus, dan belum pulih kalau penyebabnya belum dikoreksi. Kerusakan sendi, otot putus, tulang retak, gigi busuk, atau awal stroke, termasuk di dalamnya.
Minum obat terus, dan begitu obat distop nyeri muncul lagi, harus menjadi pertanda bahwa keluhan nyeri tidak boleh dipelihara. Ada yang lebih serius sedang terjadi pada bagian tubuh kita.
Tidak Juga Jamu
Banyak orang mengira dengan memilih minum jamu, dan bukan obat dokter, merasa lebih aman. Anggapan ini tidak selalu tepat. Kita tahu ada jamu nakal yang selain berisi bahan alam, dicampur pula dengan obat dokter (antalgin, paracetamol, obat encok). Itu berarti yang minum jamu nakal antinyeri tanpa sadar memikul efek samping yang sama dengan mereka yang minum obat antinyeri warung.
Bahan-bahan berkhasiat alami setahu saya tidak ada yang setokcer obat dokter dalam meredam rasa nyeri. Lebih-lebih untuk nyeri sebab encok. Karena itu, kalau ada jamu yang mengaku bisa melawan keluhan nyeri encok, perlu disangsikan apa murni hanya berisi bahan alam dan tidak dicampur dengan obat encok dari dokter.
Apalagi kalau nyerinya berasal dari kepala. Awal stroke, tumor otak, gangguan ketajaman visus mata, kelainan pembuluh darah otak, sama-sama memunculkan keluhan nyeri kepala pada awalnya. Nyeri kepala yang awet, dan nyerinya seperti itu-itu saja, jangan dianggap remeh.
Mestinya itu dipandang sebagai isyarat agar stroke tidak telanjur terjadi, atau tumor otak tidak telanjur sudah tak bisa dioperasi lagi, atau kelainan pembuluh darah otak (anomali) tidak keburu pecah, sehingga terjadi perdarahan otak.
Hanya minum obat nyeri kepala yang disebabkan oleh penyakit berat di belakangnya, cuma menutupi bahaya bakal meledaknya bom waktu si penyakit berat itu. Itu maka nyeri kepala yang berlarut-larut, apalagi progresif, semakin hari semakin bertambah berat, harus disikapi sebagai sesuatu yang serius, bukan dengan meredamnya hanya dengan minum obat warung atau mengobatinya sendiri. Kasus tumor otak sering terlambat ditangani akibat kebiasaan salah merasa enak dengan minum obat warung saja.
Tak Selalu Asam Urat
Tanpa memeriksa kadar asam urat darah, tidak mungkin kita mendiagnosis seseorang mengidap asam urat. Keliru bila setiap kali muncul keluhan nyeri sendi, serta-merta berpikir perlu minum jamu asam urat misalnya, atau membeli obat antinyeri sendiri di warung. Selain tidak tepat, kita cuma meniadakan keluhan semata, namun tidak mengatasi penyebabnya. Mestinya dengan cara menurunkan asam urat dalam darahnya.
Nyeri sendi dengkul sering lantaran usia tua. Mereka yang waktu muda dengkulnya sering terbentur, terantuk, atau menumpu sewaktu terjatuh, mudah mengalami encok lutut setelah berusia lanjut. Bekas pemain sepakbola, atlet, sering encok lutut. Kelak setelah usia lanjut encoknya muncul. Maka encok sendi lutut lazim terjadi pada usia lanjut.
Encok sendi lutut atau osteoartritis sukar disembuhkan. Sebab, akibat sudah terjadi luka lecet pada permukaan sendi yang lembut, sementara cairan sendinya sendiri sudah semakin berkurang dengan bertambahnya usia, dengan banyak gesekan antar permukaan sendi, sendi meradang. Obat encok di sini cuma meredakan keluhan nyerinya saja, tanpa memperbaiki kerusakan permukaan sendi yang bergesekan.
Kalaupun sampai terbentuk pengapuran sendi, di sendi lutut misalnya, itu biasanya akibat lecet sendi sebelumnya yang membentuk penumpukan tulang berlebihan, sehingga pada permukaan sendi yang lecet itu terbentuk tonjolan tulang. Bagian ini biasanya perlu dibuang lewat pembedahan sendi lutut, kalau tidak mau terus-menerus terganggu oleh nyeri sendi. Kasus begini sia-sia kalau cuma diberi obat antinyeri encok.
Yang sama kerap terjadi di ruas tulang leher. Akibat kebiasaan salah menggunakan tulang leher, seperti menekuk-nekukkan kepala seperti yang biasa dilakukan oleh tukang cukur, sehingga terjadi benturan atau pergesekan antar ruas tulang leher yang bisa bikin lecet permukaan sendi, tumbuh penulangan baru yang kita sebut pengapuran.
Namun, tidak semua keluhan nyeri atau rasa tidak enak di leher, tentu pengapuran penyebabnya. Baru setelah dibuat foto ruas tulang leher, kita bisa mendiagnosis ada pengapuran di sana. Jepitan saraf leher, darah tinggi, stres lantaran tegang (tension) bisa juga bikin leher terasa penat dan kencang.
Lain penyebab, lain pula obatnya. Kasus pengapuran sendi hanya bisa disembuhkan dengan koreksi operasi, dan tak cukup minum obat seperti kalau cuma pada kasus jepitan saraf atau jiwa yang tegang saja.
Nyeri encok sebab asam urat tinggi (jika kadarnya dalam darah lebih dari 7,0) tak perlu minum obat encok. Ada obat khusus buat nyeri encok urat yang berbeda dengan obat encok biasa.
Kasus asam urat baru akan tuntas diatasi kalau kadar asam uratnya diturunkan, sementara obat antinyerinya hanya membantu mengurangi keluhan nyeri urat yang memang dahsyat. Seringnya pada sendi jempol kaki, tumit, dan tangan.
Nyeri encok juga bisa muncul pada kasus encok sebab penyakit darah rheumatoid arthritis. Selama kelainan darahnya tidak diredam dengan obat khusus, percuma minum obat encok pereda nyeri belaka.
Sendi akan terus membengkak, merah meradang, dan bila dibiarkan akan menimbulkan kerusakan sendi yang menetap, yang akhirnya membentuk kecacatan sendi. Tulang-tulang yang bengkok dan kaku, ujung penyakit ini.
Jangan Lupa Osteoporosis
Perlu waspada jika muncul keluhan nyeri yang tak gampang menghilang, khususnya pada kaum ibu.
Osteoporosis umumnya berawal muncul di ruas tulang belakang. Ruas tulang belakang semakin menipis dan akhirnya terjadi kompresi akibat beban memikul tubuh, lalu mendesak serabut saraf di sekitarnya.
Kasus osteoporosis yang berakibat kelumpuhan kerap berasal dari kondisi hancurnya keroposan ruas tulang belakang semacam ini (compressive fracture).
Rasa pegal di pinggang yang berlarut-larut dan tidak berpindah, tapi semakin progresif, harus dilihat sebagai awal proses bakal rusaknya ruas tulang belakang yang mengeropos. Untuk itu perlu foto ruas tulang belakang agar dapat memastikannya. Sementara untuk tahu kalau tulang-belulang tubuh sudah keropos dapat dilakukan pemeriksaan densitometry, cara pengukuran massa tulang sudahkah mulai menipis.
Kasus nyeri akibat osteoporosis yang sudah lanjut, hanya membuang-buang waktu saja jika diatasi dengan cuma minum obat antinyeri belaka tanpa melacak penyebabnya. Selain berakibat terlambat ditangani, bahaya kelumpuhan atau kecacatan yang mungkin ditimbulkannya, bagian yang paling ditakuti, dan perlu diwaspadai.
Semakin Tokcer, Semakin Perlu Diwaspadai
Padahal, kita kerap mendengar bahwa begitu banyak obat tradisional mancanegara yang mengaku bisa menyembuhkan aneka ragam penyakit, tanpa jelas apa isinya.
Sebetulnya kita punya cara sederhana untuk menalar sebelum mempercayai suatu bahan berkhasiat. Pertama, bahwa tidak ada bahan berkhasiat yang berkategori �obat dewa� atau obat yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Semakin sesuatu obat atau bahan berkhasiat mengklaim dirinya bisa menyembuhkan lebih dari satu penyakit, semakin harus membuat kita ragu dan sangsi.
Kedua, semakin tokcer suatu obat, jamu, atau bahan berkhasiat, semakin harus disangsikan apa tidak kelewat keras racun yang dikandungnya. Kita tahu bahwa semua bahan berkhasiat dari alam, selain sudah teruji zat berkhasiatnya, harus teruji pula efek samping dan toksisitasnya (kandungan zat beracun) yang terikut di dalamnya. Hanya jamu, obat tradisional, dan bahan berkhasiat yang sudah teruji toksisitasnya yang laik dikonsumsi.
Namun, belum semua jamu dan obat tradisional di pasaran sudah diuji toksisitasnya. Dengan demikian, kendati betul memberi khasiat dan bisa menyembuhkan, belum tentu selalu aman. Sisi ini yang sampai sekarang masih merupakan kelemahan kebanyakan obat tradisional maupun jamu di Indonesia.
Sementara teknologi dan ongkos untuk menyaripatikan suatu bahan berkhasiat hanya mengambil zat berkhasiatnya saja dan menyingkirkan semua zat beracun di dalamnya masih sama tinggi dengan biaya menemukan obat baru. Sisi ini masih menjadi kendala, sehingga mengapa semua zat dalam bahan berkhasiat obat tradisonal masih kita telan semua, bukan cuma zat berkhasiatnya saja. Hanya beberapa perusahaan jamu yang sudah melakukan uji toksisitas, kendati belum menyaripatikan zat berkhasiat, dikategorikan aman untuk dikonsumsi.
Jamu atau obat tradisional encok paling banyak yang dicampur dengan obat atau bahan berbahaya. Obat golongan corticosteroid (obat dewa dokter) yang bikin badan bugar, secara diam-diam banyak dicampur untuk obat encok yang bersembunyi di balik kedok obat tradisional.
Beberapa golongan obat encok dokter sendiri beberapa sudah tidak boleh dikonsumsi lagi karena alasan efek samping yang jelek.
Keseringan dan kebanyakan minum obat golongan corticosteroid bikin tulang jadi keropos, selain mengganggu keseimbangan hormon steroid tubuh, kulit kasar, berbulu, dan muka jadi tembam (moon face) atau �gemuk air�. Bukan jarang sebagaimana lazim semua obat encok dan obat pereda nyeri, corticosteroid juga melukai lambung. Lambung mereka yang sudah lanjut usia lebih rentan terluka oleh jenis-jenis obat begini.
Mual, nyeri uluhati, atau muntah seperti air kopi, tanda terlukanya lambung mereka yang rutin mengonsumsi obat encok, jamu, obat tradisional yang mengandung obat, dan atau dicampur dengan corticosteroid. Termasuk perlu berhati-hati menenggak puyer sakit kepala. Betul langsung cespleng nyeri kepala atau sakit giginya, tapi lambung mungkin menjerit, terluka, dan berdarah. Bukan jarang harus masuk rumah sakit.
Oleh karena gejala nyeri paling sering dikeluhkan orang, maka obat, jamu, obat tradisional, paling banyak dicari orang. Dengan demikian, paling banyak pula diproduksi.
Kita tahu obat antinyeri ada beberapa golongan, berbeda-beda cara kerja maupun efek sampingnya, dan tersedia berpuluh-puluh merek untuk obat yang sama. Selain berbeda tingkat kekuatannya, ada pula sifat gabungan kerja dengan efek antidemam. Itu sebab obat tersebut digolongkan sebagai analgetic-antipyretic (antinyeri-antidemam).
Di luar obat encok, ada golongan yang lebih kuat pereda nyerinya, ada golongan yang lebih menonjol antidemamnya, selain ada pula golongan yang mampu lebih fokus meredam keluhan nyeri semata. Namun, sungguh tak mampu kalau nyerinya nyeri hati lantaran sudah kapok jadi rakyat terus. Unknown Mei 09, 2008 New Google SEO Bandung, Indonesia